Tulisan ini tidak ada
maksud dan unsur SARA. Murni hanya untuk berbagi kegiatan positif saat Imlek
datang
Wajah mirip China karena mbah
mbah mbah saya ada yang China membuat teman les di jaman SMP mengira saya turut
serta merayakan Imlek dengan mendekorasi rumah menjadi serba merah. Di dukung
dengan kulit berwarna cerah dan mata cukup sipit meyakinkan dia bahwa saya juga
menyambut Imlek dengan penuh suka cita.
“Eh Yin rumahmu juga didekor
merah nu? Kan kemarin Imlek,” tanyanya saat kami jajan es doger bersama.
Dengan bahasa anak SMP saya pun
menolak disangka merayakan Imlek.